Gaara Transforms Into Tree Stump - Naruto
Tampilkan postingan dengan label D=OUT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label D=OUT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 April 2012

~D=OUT__SUNRISE~

machi ni hikari ga sashi kondeku
=cahaya di kota yang kupercayai
meshimase amai kajitsu
=menelan manisnya buah-buahan
atodore kurai kono keshiki wo mukaereru darou
=aku bertanya-tamya sejauh apa kegelapan, hingga dapat dihadapkan oleh pemandangn ini

tatoe sekai ga owarou to mo
=bahkan bila dunia ini berakhir
tada anata to itai dake
=aku hanya ingin bersamamu
daremo karemo urayamu koko ga
=setiap laki-laki merasa iri kepadaku
rakuen na no sa
=karena inilah surga

nami uchi kiwa wo ate ni shite
=menghitung setiap ombak yang memukul
keikai na kodou to SUPIIDO de
=dengan irama yang lincah dan cepat
minami he mukaeba
=jika kau dihadapkan ke barat

hadaka no taiyou wo abite
=bermandikan matahari yang telanjang
eien wo kanaderu no sa
=bermain-main di dalam keabadian
mune wa odoraseta mama
=hatiku terus berayun
atsuki mizushibuki agete
=memercikkan ke atas air hangat
niji iro ni kagayaiteru
=berkilau pada warna-warna pelangi
anata e todoita sora
=langit yang telah meraihmu

jounetsu no rouman wo te ni shite
=di tangan yang bergairah dgn romansa
meshimase amai kajitsu
=menelan manisnya buah-buahan
doko mo kashiko mo arifureteru
=dimanapun kau dapat menemukannya
rakuen na no sa
=karena inilah surga

futatsu no kage ga kasanatte
=dua buah bayangan yang tersusun
yagate suihei senjou he
=akhirnya tertimbun menuju garis horizontal permukaan air
nagisa e utaeba
=jika kita bernyanyi menuju pantai

hadaka no taiyou wo se ni
=matahari yang telanjang di belakang kita
aozora he habataku no sa
=terbang menuju langit biru
hi ni yaketa hohoyosete
=senyum yang membara di matahari
hibana no you ni tobichitte
=bagaikan percikan api terbang membuncah
mune ni mi wo kogashite yuku
=di hatiku raga ini akan hangus
anata to mita ano sora
=saat itu bersamamu melihat langit itu

I will see sunrise together even though the world end.

"kokoro wo tsutaeba"
=jika aku dapat menyampaikan isi hatiku

hadaka no taiyou wo abite
=bermandikan matahari yang telanjang
eien wo kanaderu no sa
=bermain-main di dalam keabadian
mune wa odoraseta mama
=hatiku terus berayun
atsuki mizushibuki agete
=memercikkan ke atas air hangat
niji iro ni kagayaiteru
=berkilau pada warna-warna pelangi
anata e todoita sora
=langit yang telah meraihmu

azayaka ni irozuite wa
=di kilauan yang merona itu
sekirara ni kanaete yuku
=Sebenarnya aku mati untuk membuat hal itu
nami ni mi wo makasete
=kepada ombak aku mempercayakan ragaku
hibana no you ni tobichitte
=bagaikan percikan api terbang membuncah
mune ni mi wo kogashite yuku
=di hatiku raga ini akan hangus
anata to mita ano sora
=saat itu bersamamu melihat langit itu


Sunrise => Matahari Terbit

~D=OUT__AOI TORI~

aoi tori wo hora anata to mitsuketa yo (lihatlah, bersamamu aku telah menemukan burung biru)
kasuka ni koda masu wa semi shigure (gema suara jangkrik yang lemah)
asu e to kawaranu keshiki wo nagamete wa (tidak berganti menuju hari esok, menatap pemandangan itu)
tada anata wo aisu (aku hanya mencintai dirimu)

banka no kaze wa sarinu (angin di akhir musim panas sudah berlalu)
hitomi ni yadoru nukumori (kehangatan menginap di matamu)
kokoro de wa naiteite (hatiku sedang menangis)
karisome warau itai hodo ni (aku tertawa ringan, padahal itu sangat sakit)

tookute kizuita koto... (hal yang sangat jauh telah kusadari)
chikasu gite kizuka nai koto••• (namun hal yang sangat dekat tidak kusadari)
yami kumo ni kanjite wa (merasakan awan yang gelap)
anata to nani wo omou deshou (apakah gerangan yang kupikirkan bersamamu?)

kokoro ni sukima ga aki mashita hito wa sonna ni tsuyoku nai
douyara hane wo yasume tarashii

aoi tori wo hora anata to mukae dayo (lihatlah, bersamamu menyambut burung biru)
tsunaida te wo hanasu to itadzura ni (melepaskan tangan yang telah terbebas dengan sia-sia)
furikaeru saki ni anata ga ite hoshii (sebelum berbalik, aku ingin kau berada di sini)
tada sora e kaesu (hanya mengembalikanku menuju langit)

sarigenai kotono ha tashikame au ryou no te (daun kata-kata yang tak berbentuk apapun, memastikan kedua tangan kita saling bertemu)
kanjiru koto wa itsumo dekiru mou wakaru hazu (hal yang selalu kusadari seharusnya aku dapat lebih mengerti)

aoi tori wo hora anata to mitsuketa yo (lihatlah, bersamamu aku telah menemukan burung biru)
kasuka ni koda masu wa semi shigure (gema suara jangkrik yang lemah)
asu e to kawaranu keshiki wo nagamete wa (menuju hari esok yang tidak berganti, menatap pemandangan itu)

kaze e to, machi e to (menuju angin, menuju kota)
yama e to, umi e to (menuju gunung, menuju lautan)
kumo e to, sora e to (menuju awan, menuju langit)
hoshi e to (menuju bintang)
ai e to, ai e to, ai e to (menuju cinta, menuju cinta, menuju cinta)

aoi tori ga hora dare shimoni iru hazu (lihatlah, di dalam siapapun seharusnya terdapat burung biru)
tada anata wo aisu (aku masih mencintaimu)

~D=OUT__HARUKA KAZE SYALALA~

Haru no nioi to kage wo sotto nando kazoeta no deshou (harum musim semi dan bayangannya perlahan-lahan menghitungnya sebarapa banyak)
Kisetsu wo kasaneru tabi ni tsunoru tooku… tooku…(mengulang musim di perjalanan yang jauh... jauh...)
Koto no owari wa hakanakute hanabira wo otosu yume (di akhir dari sesuatu adalah kelopak bunga mimpi berjatuhan yang tak terhampar)
Nite mo hi naru (bahkan mejadi mirip dengan cahaya matahari)
sono subete wa fukaku… fukaku… shizumi (segalanya itu dalam... dalam... karam)

Kitto namida wa karenai deshou (airmata pasti takkan mengering kan?)
kimi ni jou nado mou nai no dakara (karena takkan ada lagi kasih sayang dan sebagainya darimu )
Harukaze ni nori mai orita no wa hanasaku koi no shirabe(angin musim semi jatuh berayun untuk mengamati cinta yang bermekaran)

Sakura shalala namida no ato wo (bunga sakura shalala, lembut membungkus jejak airmata yang berayun)
yasashii kusuguru yo yureru (berguncang menggelitik dengan lembut)
kimi wo hanasazu kimi ni mayoi (aku takkan melepaskanmu, kebimbangan dalam dirimu)
zutto ikiteku deshou (kita akan terus pergi, kan?)

Haru na no ni kokoro no naka wa kita kaze ga tsumetakute (musim semi di dalam hatiku adalah angin utara yang dingin)
Deai to wakare no kisetsu ga meguru koto nai deshou (pertemuan dan musim yang terbagi, takkan ada hal yang bergulir lagi kan?)

Kitto namida wa kareyuku deshou (pasti air mata akan mengering, kan?)
nukumuri nado to oni nai no dakara (karena ini bukan kehangatan dan sebagainya dari iblis)
Sora wo miagete kominda no wa (aku mengadah ke langit yang sesak)
koichiru haru no shirase (mengetahu tentang cinta musim semi yang gugur)

Sakura shalala namida no ato wo (bunga sakura shalala, lembut membungkus jejak airmata yang berayun)
yasashii kusuguru yo yureru (berguncang menggelitik dengan lembut)
kimi wo hanasazu kimi ni mayoi (aku takkan melepaskanmu, kebimbangan dalam dirimu)
zutto ikiteku deshou (kita pasti akan terus pergi, kan?)

Mune ga kurushii no wa yoru no sei janakute (hatiku yang perih di malam yang tak tenang)
Toki ni setsunai no wa yamanai deshou (waktu di yang menyedihkan kita takkan berhenti kan?)

Sakura shalala namida yo kimi yo haru to tomo ni wakare tsugeru (shalala bunga sakura, air mata, dirimu, bersama-sama berpisah di musim semi)
Kimi wo nokosazu kimi wo seoi (tak dapat meninggalkan dirimu, menggendongmu)
zutto ikiteku deshou (kita akan terus pergi kan?)

Mune ga kurushii no wa naze darou? (aku bertanya-tanya, mengapa hatiku terasa perih?)
Toki ni setsunai no wa naze darou? (aku bertanya-tanya, mengapa berada di saat yang menyedihkan?)

Zutto wasurenu deshou (kita takkan melupakannya kan?)